Friday, October 12, 2018

3.8 Menerapkan perawatan perangkat keras komputer

3.8 Menerapkan perawatan perangkat keras komputer

perawatan perangkat keras komputer

Dalam perawatan komputer terutama perangkat keras sebuah komputer agar tetap baik, maka berikut ini kami tunjukkan beberapa langkah merawat perangkat keras komputer.
  1. Sebisa mungkin tegangan listrik yang dikonsumsi komputer harus stabil. Tegangan listrik yang terlalu rendah dan terlalu tinggi dua-duanya merusak perangkat keras komputer. Oleh karena itu gunakanlah Stabilizer dan UPS untuk menjaga hal tersebut.
  2. Hidup matikan komputer sesuai prosedur. Jangan sekali-sekali langsung mencabut kabel listrik komputer pada saat komputer sedang beroperasi, syarat ini juga mutlak berlaku untuk komputer ”hang” sekalipun. Tindakan ini sangat berbahaya bagi kestabilan Power Suply komputer.
  3. Komputer harus terhindar dari sengatan matahari secara langsung.
  4. Jangan menaruh gelas dll yang berisi air demi menghindari siraman air terhadap perangkat keras.
  5. Hindari menempatkan peralatan yang bersifat/dapat menimbulkan magnet di sekitar komputer, karena ini akan mengacaukan monitor dan dapat merusak perangkat keras internal unit CPU.
  6. Secara berkala bersihkan bagian komputer dari debu yang melekat dengan menggunakan kuas cat, lap halus dan alat penyemprot udara.
  7. Secara keseluruhan bersihkan permukaan Mainboard dengan menggunakan pompa udara untuk menghilangkan debu. Terutama pada bagian socket memory karena jika socket ini kotor/berdebu maka memory tidak akan bekerja maksimal.
  8. Bersihkan heatsink dan fan cooler CPU dengan kuas halus atau pompa udara
  9. Buka memory RAM dengan hati-hati dan bersihkan dengan lap halus terutama pada bagian kakinya.
  10. Buka Power Suply dengan obeng dan persihkan dengan hati-hati
  11. Bersihkan semua port eksternal yang ada pada Mainboard, terutama port USB.
  12. Jika anda menggunakan VGA card ad on bersihkan terutama pada bagian heat sink dari debu
  13. Bersihkan dengan menggunakan kuas halus bagian permukaan Keyboard.
Catatan:
  1. Sebaiknya anda hati-hati membuka perangkat keras terutama memory dan Precessor
  2. Jika anda ragu, cukup membuka penutup samping saja lalu mulai bersihkan

3.7 Menerapkan intalasi software

3.7 menerapkan intalasi software

Perangkat lunak (software) dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Sistem Operasi, Bahasa Pemrograman dan Perangkat Lunak Aplikasi.

1. SISTEM OPERASI

a. Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara
pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital.
Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing- masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik
yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator.
Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
b. Sejarah Sistem Operasi
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan.
Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi- programming (melayani banyak program sekali gus).
Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer- komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan
Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
c. Macam-Macam Sistem Operasi
Sistem Operasi jenisnya banyak sekali, kita tinggal memilih jenis apa yang akan digunakan di komputer kita. Mulai dari yang berlisensi sampai dengan yang gratis (open source), diantaranya adalah :
1. DOS
2. Windows, beberapa versi windows :
  • Windows 95
  • Windows 98
  • Windows 2000 Profesional
  • Windows 2003
  • Windows XP Windows Vista
3. Linux, macam-macam distro linux : Redhat Fodore Core Mandrake Suse Knoppix Ubuntu/Edubuntu
4. Apple System
5. Machintos

2. PERANGKAT LUNAK BAHASA (LANGUAGE SOFTWARE)

  • Perangkat Lunak Bahasa (Language Program), yaitu program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin agar dapat diterima dan dipahami oleh komputer.
  • High Level Language (Bahasa Tingkat Tinggi) Bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang mudah dimengerti oleh siapa saja yang mau belajar, karena bahasa ini dibuat dengan menggunakan bahasa manusia sehari-hari. Bahasa tingkat tinggi saat ini biasa dimanfaatkan untuk membuat program-program aplikasi berbasiskan bisnis ataupun berbasiskan sains. Contoh dari bahasa tingkat tinggi adalah : Basic, dBase, Cobol, Pascal, C++, Visual Basic, Visual Foxpro, Delphi, PHP, dan masih banyak yanga lainnya.

3. PERANGKAT LUNAK APLIKASI

Perangkat lunak aplikasi merupakan perangkat lunak yang biasa digunakan oleh siapa saja untuk membantu pekerjaannya. Perangkat lunak aplikasi dapat dengan mudah di install di dalam komputer kita. Perangkat lunak aplikasi dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu :
a. Program Aplikasi
Program aplikasi merupakan program yang langsung dibuat oleh seorang programmer yang disesuaikan dengan kebutuhan seseorang  ataupun untuk kebutuhan suatu perusahaan, biasanya menggunakan bantuan suatu bahasa pemrograman.
Misalnya menggunakan visual basic, PHP ataupun bahasa pemrograman apa saja yang mendukung. Contoh dari program aplikasi adalah :
Program penggajian karyawan (Payroll) Program penjualan tiket pesawat/kapal Laut Program kasir
Program billing warnet/wartel
b. Program Paket
Program paket merupakan program khusus dalam paket- paket tertentu yang dibuat oleh software house ataupun langsung bawaan dari suatu Sistem Operasi. Dibawah ini akan diberikan contoh macam-macam program aplikasi paket, yaitu :
  • Program pengolah kata, contohnya adalah : Microsoft Word, Open Office.org Writter, ChiWritter, Word Perfect, WordStar, K Writter, Amipro, dll.
  • Program pengolah angka, contohnya adalah : Microsoft Excel, Open Office.org Calc, Quattro Pro, Lotus 123, dll. Program presentasi, contohnya adalah : Microsoft Powerpoint, Open Office.org Impres, Magic Point, Corel Presentation, Apple Work, dll.
  • Program design grafis, contohnya adalah : Adobe Photoshop, Corel Draw, Free Hand, Auto Cad, dll.
  • Program browser, contohnya adalah : Internet Explorer, Modzilla Firefox, Opera, Netscape Communicator.
  • Program database, contohnya adalah : Microsoft Access, Open Office.org Base, Visual Foxpro, Fox Base, Dbase I- IV, dll.
  • Program animasi, contohnya adalah : Macromedia Flash, Swish, dll.
  • Program multimedia, contohnya : Windows Media Player, WinAmp, Cyberlink, Real Player, DVD Player,

3.10 Menganalisis permasalahan pada instalasi software

Untuk Bisa Menggunakan Suatu Aplikasi Yang Diinginkan Pada Perangkat Computer Ataupun Pada Android, Perlu Melangkahi Proses Instalasi Terlebih Dahulu. Pasti Sahabat Gci Mengalami Kendala Saat Mencoba Menginstall Suatu Aplikasi Yang Diidamkan. Dan Kebanyakan Tidak Mengetahui Kunci Dari Permasalahan Saat Melakukan Instalasi Software Aplikasi Tersebut. Kali Ini Garuda Cyber Akan Berbagi Pengetahuan Mengenai Permasalahan Pada Instalasi Software Aplikasi Untuk Sahabat Gci Yang Masih Belum Tahu.
Software aplikasi adalah perangkat lunak yang menyediakan berbagai layanan yang memungkinkan penggunanya untuk beroperasi di perangkat computer maupun android. Sebelum mencoba menginstall, terlebih dahulu sahabat Gci harus mendownload aplikasi yang diinginkan. Instalasi software aplikasi adalah proses peletakan aplikasi perangkat computer/ android pada perangkat kerasnya. Setiap aplikasi kadang memiliki tahap instalasi yang berbeda satu sama lain. Ada yang melewati tahap instalasi yang singkat dan sederhana, namun juga ada tahap instalasi yang memerlukan product key dari aplikasi tersebut. Perbedaan pada tahap instalasi ini terletak pada jenis aplikasi yang hendak diinstal.
Karena kerap terjadi permasalahan ketika menginstall software aplikasi tersebut, perlu dimiliki pengetahuan mengenai cara mengatasi permasalahan tersebut. Berikut adalah permasalahan yang biasanya terjadi pada saat proses instalasi software aplikasi.
  1. File dan data yang akan diinstall hilang atau rusak, menyebabkan file tidak bisa diinstal dan otomatis tidak bisa digunakan. Solusi jika sahabat Gci menemui kendala ini ialah perlu mendownload kembali file atau data dari aplikasi yang akan diinstal. Kemudian pastikan terlebih dahulu dengan cermat apakah proses download dilakukan dengan benar dan tidak ada file atau data yang rusak.
  2. Kemungkinan perangkat tidak mendukung. Tidak semua aplikasi dapat diinstal di perangkat yang sama lho. Mengenali perangkat kita sendiri akan membantu kita dalam memilih aplikasi yang pas ya sahabat G Jika suatu aplikasi tidak didukung oleh perangkat, maka jalan yang pas adalah perlu mencari versi yang lebih lama dari versi sebelumnya. Atau mencari lagi aplikasi yang sesuai dengan perangkat sahabat gci.
  3. Tidak tersedianya media penyimpanan yang sesuai. Sebelum proses instalasi dilanjutkan, biasanya aplikasi akan meninjau dulu nih apakah space memory yang ada cukup atau tidak. Sahabat Gci harus lebih teliti dalam mengenali tiap bagian dari perangkat sahabat.
  4. Tidak sesuai dengan tahap instalasi yang betul. Proses instalasi user akan dipandu dengan berbagai perintah yang sudah di format sebelumnya. Jadi apabila sahabat tidak melewati langkah yang sesuai, makan akan terjadi error atau kesalahan dalam pemakaian aplikasi nantinya. Harus lebih teliti ya.
  5. Aplikasi sudah terlalu jadul. Sekarang ini sudah banyak aplikasi yang di update atau diperbaharui. Kemudian versi yang lama ditinggalkan atau sudah tidak di dioperasi lagi. Sebagian aplikasi yang sudah versi lama ini sudah tidak bisa dipakai lagi, karena sifatnya yang sudah ketinggalan dan sistemnya yang tidak cocok dengan system computer yang semakin canggih saja.
  6. Aplikasi tidak bisa dijalankan. Jika sahabat Gci menemui kasus yang satu ini, maka cara yang kemungkinan bisa membantu adalah dengan melakukan restart. Karena sebagian aplikasi harus menyesuaikan terlebih dahulu. Biasanya aka nada perintah untuk merestart perangkat, namun jika tidak ada perintah dan program tidak bisa dijalankan, maka cara ini mungkin bisa dicoba.

4.2 menyajikan komponen hasil pengamatan terhadap berbagai komponen perangkat input dan output

4.2 menyajikan komponen hasil pengamatan terhadap berbagai komponen perangkat input dan output


4





4.2.Menyajikan data hasil pengamatan terhadap berbagai komponen perangkat input dan output


1. Perangkat Input


Perangkat input komputer (perangkat masukan atau input devices) adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data-data dan memberikan perintah pada komputer untuk digunakan pada proses lebih lanjut. Perangkat input merupakan bagian dari perangkat keras komputer (hadware). Berikut adalah beberapa perangkat masukan komputer tersebut.


Keyboard



Fungsi Keyboard untuk memasukkan karakter seperti huruf , Angka , maupun simbol simbol yang terdapat pada komputer....


Mouse





Fungsi Mouse Untuk memberi masukkan perintah pada komputer... ini biasa di gambarkan dengan anak panah / Cursor


Scanner





Fungsi Scanner berfungsi untuk memindai atau menyaring documen bercetak seperti gambar , foto maupun tulisan menjadi data digital. yang dapat di proses di komputer


CPU ( Central Processing Unit )





CPU ( Central Processing Unit )adalah inti dari komputer dan untuk pemprosesan data dari sebuah perangkat komputer, didalam CPU terdapat beberapa komponen komponen untuk proses kerjanya komputer, komponen tersebut seperti:

5. VGA Card ( Video Graphics Array )


Video Graphics Array ( VGA ), adalah merupakan sebuah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.


Power Supply


Power Supply Di gunakan untuk Konektor 20/24 PIN ATX motherboard : konektor ini akan langsung dihubungkan ke motherboard karena berfungsi untuk memberi daya pada motherboard.Konektor 4/8 pin 12V : Konektor 4 pin 12 volt biasanya digunakan pada komputer P4 sedangkan konektor 8 pin 12 volt biasanya digunakan untuk komputer server. Konektor ini berfungsi untuk memberikan supply daya khusus ke processor.6 pin AUX power kabel : konektor ini berfungsi untuk memberikan data pada komponen VGA card yang berjenis PCIe keatas yang membutuhkan daya lebih untuk bekerja.

RAM ( Random Access Memory )





RAM komputer ( Random Acces Memory ) adalah memory utama didalam sebuah komputer yang digunakan untuk media penyimpanan sementara saat komputer dalam keadaan hidup. RAM sering disebut sebagai memori utama komputer, Fungsi RAM adalah sebagai pendukung dan pelayan bagi prosesor dalam melakukan proses komputing. salah satu Hardware utama yang Harus ada untuk kelengkapan suatu rangkaian Hardware komputer.

Dan Sebagainya..!!!


2. Perangkat Output



Perangkat output atau alat output adalah perangkat komputer yang digunakan untuk menampilkan atau menyampaikan informasi kepada penggunanya. Informasi yang ditampilkan oleh komputer merupakan hasil dari pemrosesan yang telah dilakukan oleh komputer.

Monitor


Kata monitor adalah istilah Latin untuk pengingat atau penyaran. Penggunaan kata ini yang banyak ditulis di bawah. Yang berfungsi untuk Menampilkan segala aktifitas yang berada di dalam komputer atau sebagai tampilan program

Infocus / Proyektor




Fungsi infocus adalah untuk menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja, infocus memerlukan objek lain sebagai media penerima pancaran signal-signal gambar yang dipancarkan.

Printer


Fungsi Printer sendiri berguna untuk membuat salinan / menghasilkan cetakan pada data yang di buat.


Speaker



Pengeras suara (bahasa Inggris: loud speaker atau speaker) adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk membran untuk menggetarkan udara sehingga terjadilah gelombang suara sampai di kendang telinga kita dan dapat kita dengar sebagai suara.

3.6.Menerapkan instalasi driver perangkat keras komputer

pengertian driver dan fungsi driver komputer
p
Bagi kamu yang masih pemula mungkin pernah menancapkan suatu perangkat keras tertentu pada komputer misalnya printer atau scanner atau modem pada USB, setelah ditancapkan tiba tiba muncul jendala yang berisi tulisan “welcome to the found new hardware wizard”, lalu karena bingung dan tidak mengerti apa maksudnya itu kamu langsung menekan tombol cancel dan alhasil pada pojok kanan bawah akan muncul pemberitahuan seperti gambar dibawah ini yaitu “a problem occured during hardware installation. Your new hardware might not work properly”.
pengertian driver dan fungsi driver komputer

Mengapa hal diatas bisa terjadi ? jawabnya karena kamu belum melakukan instalasi driver pada komputer sesuai dengan perangkat yang kamu tancapkan tadi.
Sebenarnya apa sih driver itu? apa pengertian driver dan apa fungsi driver itu pada komputer ? Pengertian driver atau device driver dalam bahasa Indonesia adalah pengendali perangkat kertas, driver merupakan istilah teknologi informasi yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras.
Perlu diketahui bahwa sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa adanya driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. Device driver, umumnya akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug-and-play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi. Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tapi banyak perangkat keras, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driver-driver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi perangkat keras yang dibutuhkan oleh perangkat keras.

perlu diketahui juga perangkat keras komputer umumnya membutuhkan abstraksi. Perangkat yang sama saja mungkin dapat berbeda. Para pembuat perangkat keras merilis model-model baru yang menyediakan reliabilitas yang lebih baik atau performa yang lebih tinggi. Model baru tersebut seringnya dikontrol secara berbeda dari model yang sebelumnya. Komputer dan sistem operasi komputer tidak dapat diharapkan untuk mengetahui bagaimana cara kerja perangkat tersebut, apalagi jika memang terdapat banyak perangkat, baik itu untuk saat ini maupun untuk masa yang akan datang.
pengertian driver dan fungsi driver komputer
Untuk menyelesaikan masalah seperti ini, sistem operasi pun membuat sebuah spesifikasi tentang bagaimana setiap perangkat dapat diatur oleh sistem operasi. Device driver, dibuat dengan tujuan untuk mentranslasikan fungsi-fungsi sistem operasi ke dalam perintah yang dimiliki oleh perangkat yang bersangkutan. Secara teoritis, sebuah perangkat yang baru, yang umumnya dikontrol dengan menggunakan cara yang baru dapat bekerja dengan normal jika memang terdapat device driver yang cocok. Driver yang baru ini akan menjamin bahwa perangkat yang bersangkutan dapat beroperasi seperti biasa dari sudut pandang sistem operasi.

semoga artikel tentang pengertian driver dan fungsi driver diatas bisa bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan.

referensi id.wikipedia.org




Driver Device

" Driver device adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. Device driver, umumnya akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug-and-play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi. Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tapi banyak perangkat keras, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driver-driver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi perangkat keras yang dibutuhkan oleh perangkat keras. " diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/Device_driver .


Dalam sebuah sistem operasi terkadang ada sebuah hardware yang tidak berfungsi bukan karena rusak tapi karena belum adanya driver yang menghubungkan perangkat lunak komputer dengan perangkat keras,untuk pengertian driver silakan melihat kutipan di atas. Driver sendiri biasanya di sediakan oleh pembuat perangkat keras tersebut,akan tetapi sistem opersai juga bisa mengenali driver perangkat keras jadi tidak perlu melakukan instalasi perangkat keras. untuk perangkat keras yang belum bisa di gunakan karena permasalahan driver bisa mendownload driver di website pembuat driver. atau bisa juga ke website yang menyediakan berbagai driver dari berbagai manufacture motherboard atau perangkat keras. daftar penyedia driver :

Cara Install dan Update Driver pada PC atau Laptop


Seperti kita ketahui, Update Driver memang sangat berguna untuk memperbaiki kinerja dari hardware di komputer/laptop kita. Windows XP, Windows dan Windows 7 mempunyai proses update driver yang berbeda, nah di Windows 7 langkah update driver ini sedikit lebih mudah.Kenapa harus update driver? Driver sangat berguna agar Windows atau sistem operasi yang kita pakai di laptop bisa berkomunikasi dengan periperal atau hardware di laptop kita. Dengan mengupdate driver, kita bisa lebih mengoptimalkan kinerja dari hardware tersebut.

Pengertian Driver

Driver adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi.

Jenis Komponen Driver
Driver dibagi berdasar kegunaannya adalah :

Driver audio : komponen yang berhubungan dengan audio atau suara
Driver Bios : komponen yang berhubungan dengan motherboard
Driver Chipset : komponen yang berhubungan dengan komponen chip pada motherboard
Driver Graphics : komponen yang berhubungan dengan visual
Driver Keyboard : komponen yang berhubungan dengan keyboard
Driver Mouse : komponen yang berhubungan dengan mouse
Driver Storage : komponen yang berhubungan dengan alat penyimpan data
Driver Webcam : komponen yang berhubungan dengan kamera
Driver Network : komponen yang berhubungan dengan jaringan

Cara Install Driver Pada Komputer
Ada banyak cara installasi driver pada komputer, namun disini saya menjelaskan cara termudah dalam melakukan installasi.
  1. Masukan kepingan CD driver pada CD-ROM/RW drive
2.       Klik Start
3.       Klik kanan pada My Computer (windows xp), Computer (windows 7)
4.       Klik Properties
5.       Klik tab Hardware-Device Manager (windows x), Device Manager (windows 7)
6.       Klik kanan pada komponen yang bermasalah (ber-tanda tanya)

7.       Klik Update Driver
8.       Klik lingkaran kecil No, not this time kemudian Next

9.       Klik lingkaran kecil Install from a list of spesific location (Advanced)

10.    Klik/centang Search removable media (floppy, CD_ROM...) dan Include this 

11.    Klik Browse kemudian cari file driver pada cd-rom/rd drive (sesuaikan dengan driver yang dibutuhkan, misalnya sound, vga, chipset dll) kemudian klik OK dan Next 

12.    Tunggu hingga proses installasi selesai dan klik Finish 

3.3 Menerapkan pengujian perakitan komputer

Cara melakukan Pengujian Hasil Perakitan Komputer
Setalah melakukan perundangan komputer yang dilakukan adalah kewajiban melakukan pengujian, dalam kali kali ini saya akan membahas cara melakukan pengujian hasil komputer. Ada beberapa proses yang dapat dilakukan dalam mengecek hasil perundingan komputer, yang pertama adalah dengan melakukan pross POST ini adalah proses yang diperlukan oleh jika komputer sudah berhasil. Selain melakukan proses Posting kita juga bisa dengan menggunakan beberapa aplikasi untuk mempelajari beberapa perangkat baik dengan baik. Untuk lebih jelasnya sekarang saya akan membasas satu per satu.
Melakukan proses POST (Power On Self Test)
Sebagai mudah dapat di artikan sebagai mengecek diri sendiri pada saat komputer dinyalakan. Namun secara teori post dapat diartikan sebagai proses ereksi proses yang dilakukan komputer pada saat booting atau kkomputer pertama kali dihidupkan untuk mengetahui kondisi komponen peragkat keras komputer dan komponen pendukungnya.
Dengan adanya proses POST pengguna komputer akan lebih mudah dalam mengidentifikasi jika terjadi masalah, Anda dapat menentukan langkah yang tepat.
Dengan proses ini sangat membatu pengguna untuk menganalisis permsalahan yang muncul, jika terjadi masalah atau troubleshoting komputer akan memberikan kode kepada pengguna dimana terjadi kerusakan, berikut bebeapa kode yang akan diberikan oleh komputer jika terjadi masalah, ketinggalan adalah.
  1. Kode suara bip
  2. Kode angka yang tampil di layar monitor
  3. Kode pesan singkat (dalam bahasa inggris)
Kode-kode kesalahan yang diberikan oleh komputer akan berbea-beda tergantung dari jenis Merek Bios yang bersifat, ada beberapa jenis bios yang kemudian digunakan: AMI BIOS, BIOS AWARD DAN PHONEX BIOS. Tiap bios memiliki kode masig-masing dalam memberikan informasi keruakan yang ada.
Untuk mengenal BIOS lebih jauh akan dihidupkan pada artikel selanjutnya.
Tugas utama POST jauh Oleh BIOS. Tugas Bios ini adalah:
  1. Memeriksa register-register CPU
  2. Memeriksa kode BIOS itu sendiri
  3. Memeriksa komponen-komponen seperti DMA, timer, interrupt controller
  4. Mencari, mengukur dan menguji memori utama sistem.
  5. BIOS menginisialisasi
  6. Mengidentifikasi, mengordinir dan menyeleksi perangka yang tersedia untuk booting.
  7. Mencari, menginisialisasidan membuat katalog semua sistem bus dan perangkat
  8. Menyediakan user interface untuk konfigurasi sistem
  9. Membangun sistemenvirontmen sesuai target yang menargetkan sistem operasi.

Beberapa pesan yang akan digunakan pada saat proses POST:
NNo.Kode SuaraLelang Kerusakan
1Tanpa bipSumber Daya listrik
2Beeb terus menerusSumber Daya listrik
3Bunyi pendek berulang ulangSumber Daya listrik
4.1 beep panjang dan 1 beep pendekMotherboard
5.1 beep panjang dan 2 bip pendekKartu Adaptor Video
61 beep pendek dan tidak ada tampilanKabel Monitor dan atau tampilan
71 beep pendek dan tidak mau bootKabel disk, Adapter di


Itu beberapa jenis proses yang akan muncul untuk lebih akan saya bahas pada postingan berikutnya.
Pengecekan fungsi komponen
Setelah lulus proses proses POST proses selanjutnya adalah kita dapat menggunakan pengecekan fungsi komponensecara manual seperti:
  1. Keyboard mengecek
Kita bisa mengecek fungsi keyboard dengan cara masuk ke aplikasi microsoft office dan kita bisa mengetik, untuk mengecek apakah keyboard bisa bekerja dengan baik dan normal.
  1. Aktif mengecek speaker
Kita bisa memainkan windows media playr atau aplikasi yang lain untuk mengecek speaker yang kita miliki bisa mengeluarkan suara dengan baik.
Itulah beberapa proses pengecekan yang dapat dilakukan untuk hasil kilangan perakita. Untuk materi selanjutnya akan merilis pada postingan selanjutnya, semua materi kelas x akan saya bahas semua disini.

10 Permasalahan Komputer Beserta Solusinya

Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat Cara Mengatasinya Mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse).  Komputer Sering C...